Materi, contoh soal, dan latihan soal Hukum Dasar Kimia
semoga membantu bagi kalian yang sedang belajar kimia :)
Hukum
Dasar Kimia
a.
Hukum Lavoisier (Hukum Kekekalan Masa)
”Dalam sistem tertutup,
massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama”.
Contoh:
5 gram zat A bereaksi dengan 5 gram zat B membentuk senyawa AB, maka
massa AB harus 10 gram.
Soal:
Logam magnesium sebanyak 6 gram direaksikan dengan 4 gram oksigen
sehingga menghasilkan magnesium oksida. Berapakah massa magnesium oksida.
Berapakah massa magnesium oksida yang terbentuk setelah reaksi berakhir?
b.
Hukum Proust (Hukum Perbandingan Tetap)
“Perbandingan massa
unsur-unsur dalam suatu senyawa adalah tertentu dan tetap”.
Contoh:
Perbandingan
massa atom hidrogen dengan massa atom oksigen dalam air adalah 1 : 8
Hidrogen
+ Oksigen --> Air
1
gram 8 gram
9 gram
2 gram
16 gram 18 gram
3
gram 30 gram ..........
Apabila
terdapat 3 gram hidrogen dan 30 gram oksigen maka air yang terbentuk adalah 27
gram air.
Sebab
3 gram hidrogen bereaksi dengan 24 gram oksigen membentuk 27 gram air dan
sisanya 6 gram oksigen yang tidak bereaksi.
Soal:
Dalam
suatu percobaan, sorang siswa mereaksikan4 gram hidrogen dengan 40 gram
oksigen. Berapa gram air yang terbentuk dari hasil rekasi tersebut
(perbandingan hidrogen : oksigen = 1 : 8)?
c.
Hukum Dalton (Hukum Kelipatan Berganda).
“Jika dua unsur dapat membentuk 2 senyawa atau lebih maka
perbandingan massa unsur satu yang bersenyawa dengan unsur kedua dengan massa
yang sama akan berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana”.
Contoh:
Besi
dan oksigen membentuk 3 jenis senyawa, yaitu FeO, Fe2O3, dan
Fe3O4. Jika massa besi dalam senyawa itu sama, maka
perbandingan massa oksigen dalam FeO : Fe2O3 : Fe3O4
adalah ....
Jawab: Fe + O2 --> I : FeO x
6
II : Fe2O3 x 3
III: Fe3O4 x 2
Fe
dibuat sama: I : Fe6O6 II : Fe6O9 III: Fe6O8
Maka,
karena Fe I = Fe II = Fe III, sehingga:
O I : O II : O III
= 6 : 9 : 8
Soal:
Belerang
(S) dan oksigen (O) membentuk dua jenis senyawa. Kadar belerang dalam senyawa I
dan II berturut-turut adalah 50% dan 40%. Jika massa S dalam senyawa I sama
dengan massa S dalam senyawa II, maka perbandingan massa O senyawa I : senyawa
II adalah ....
d.
Hukum Gay Lussac (Hukum Perbandingan Volume).
“Pada suhu dan tekanan yang
sama, volum gas-gas yang bereaksi dan volum gas-gas hasil reaksi berbanding
sebagai bilangan bulat dan sederhana”.
Contoh:
Hitunglah berapa liter gas H2 dan O2 yang
dihasilkan pada pemanasan 16 liter uap air pada suhu dan tekanan tertentu!
2H2O(g) --> H2 (g) + O2
(g)
Volume H2 =koef H2/koef H2O
x volume H2O =
x 16 L = 8L
Volume O2 = koef O2/koef H2O
x volume H2O =
x 16 L = 8L
Soal:
Gas etena (C2H4)
dibakar sempurna dengan oksigen sesuai reaksi berikut:
C2H4(g) + O2 (g) --> CO2 (g)
+ H2O(g)
Berapakah volume
gas karbon dioksida yang dihasilkan jika 4 liter gas etena dibakar dengan
oksigen secara sempurna? (semua volume diukur pada suhu dan tekana yang sama)
e.
Hipotesis Avogadro.
“Pada suhu dan tekanan sama,
semua gas bervolum sama mengandung jumlah molekul yang sama pula”.
Contoh 1:
Pada pembakaran sempurna 5 liter gas CxHy
dihabiskan 15 liter oksigen dan dihasilkan 10 liter karbon dioksida, semuanya
diukur pada suhu (T) dan tekanan (P) yang sama.
CxHy
(g) + O2 (g) -->
CO2 (g) + H2O(g) (belum setara)
Tentukanlah rumus molekul CxHy tersebut.
perbandingan volume = CxHy
: O2 : CO2 (g)
= 5 : 15:10
= 1 : 3 :2
Karena
perbandingan volume merupakan koefisien reaksi, maka persamaan reaksinya
menjadi: CxHy (g) + 3O2 (g) --> 2CO2 (g)
+ H2O(g)
O
kiri = 6 O kanan = 4 +
2
CxHy (g)
+ 3O2
(g) --> 2CO2 (g)
+ 2H2O(g)
Untuk kesetaraan
atom C, maka x = 2
Untuk kesetaraan
atom H, maka y = 4
Jadi, rumus
molekul hidrokarbon adalah C2H4 :
Contoh 2:
Pada Suhu dan Tekanan yang sama 6 liter uap air mengandung 3 x 1023
molekul dan terurai membentuk gas oksigen dan hidrogen. Hitunglah volum dan
jumlah molekul gas hidrogen!
2H2O (g) --> H2 (g) + O2
(g)
Jumlah molekul H2 =
koef H2/koef H2O x jumlah molekul H2O
Jumlah molekul H2 =
1/2 x 3 x 1023 = 1,5 x 1023
molekul
Volume H2 = jumlah molekul H2/jumlah molekul H2O x volume H2O
= 1,5 x 1023/3 x 1023 x 6 liter
=
½ x 6 liter = 3 liter
Soal:
Dua liter gas nitrogen (T, P) bereaksi dengan 3 liter gas oksigen (T, P)
membentuk 2 liter gas NxOy (T, P). Jika diketahui rumus
molekul gas nitrogen adalah N2 dan oksigen adalah O2,
Tentukanlah rumus molekul gas NxOy !

Komentar
Posting Komentar